Monday, April 9, 2012

Keluar dari kesedihan


Terkadang hidup itu tidak berjalan mulus sesuai dengan keinginan kita. Ada kalanya kita merasa sangat bahagia, entah itu karena memiliki keluarga kecil dan berkecukupan, memiliki anak yang sehat dan lucu-lucu, atau kabar gembira lainnya. Tetapi kita tidak selamanya berada di posisi seperti itu. Dalam arti lain, ada kebahagiaan, juga ada kesedihan. Kehilangan seseorang yang sangat berharga dalam hidup kita, merasa gagal terhadap sesuatu padahal telah melakukan secara maksimal, ataupun hal lain. Menangis? Boleh. Berteriak? itu juga hak Anda. Tetapi bukan berarti Anda boleh berdiam diri di kamar berhari-hari, dengan rambut kusut, tanpa merias wajah, melupakan orang lain, dan bersedih selamanya. Anda harus berani bangkit. Jadi, cukuplah untuk menangis sebentar, berteriak sebentar (tanpa orang lain perlu mendengarnya), dan coba lakukan hal-hal dibawah ini :

1. Hindari berkeluh kesah berkepanjangan
Ya. Untuk beberapa saat, Anda boleh saja 'memuntahkan' kesedihan dan berkeluh kesah kepada sahabat ataupun saudara. Tetapi sebagai perempuan dewasa, Anda memiliki kontrol atas segala perilaku diri sendiri, oleh karena itu, tahan diri Anda untuk berkeluh kesah berkepanjangan. Bukannya mendapat simpati dari orang lain, justru bisa saja orang tersebut menjauhi Anda. Ingat, tidak hanya Anda saja yang memiliki masalah di dunia ini. Cara untuk 'memuntahkan' perasaan Anda yang paling tepat adalah dengan berdoa. Ceritakan semua masalah Anda, perasaan yang menghimpit Anda dari A sampai Z kepada Sang Pencipta. Selain menambah keimanan, Anda akan merasa tentram dan dekat kepada-Nya. Selain itu manfaat berdoa juga akan menenangkan hati.

2. Lakukan dan Bicarakan (hanya) yang Positif
Anda mungkin sudah mendengar ribuan kali mengenai ajakan untuk melakukan hal-hal positif. Tetapi tahukah Anda bahwa dengan melakukan hal-hal positif, dapat mempengaruhi paradigma atau cara berpikir Anda. Misalnya, bangun lebih pagi kemudian olah raga sebentar, menyiram tanaman, membersihkan rumah lalu berangkat bekerja. Otomatis pikiran Anda akan berpikiran optimis dalam hidup, mempunyai harapan baik terhadap segala sesuatu, berbeda dengan orang-orang yang berperilaku negatif, kemudian menghasilkan pikiran pesimis, dan memandang segala kesedihan atau kegagalan dari sisi buruk serta menyalahkan diri sendiri.

3.Renungkan dan tulis apa yang Anda inginkan
Misalnya saja Anda mendapat sebuah kegagalan dalam kompetisi. Renungkan sejenak, ambil secarik kertas (atau diary bersampul pink) dan tulislah apa yang Anda inginkan. Anda ingin berhasil dalam kompetisi selanjutnya? Tulis poin demi poin secara singkat bagaimana Anda dapat meraihnya. Entah itu berlatih lebih keras, atau apa saja. Anda ingin merasa bahagia? Tulis bagaimana Anda ingin meraihnya. Fokus pada apa yang Anda tulis dan lakukan. Seperti yang disebut diatas mengenai berpikir positif, pikiran yang positif akan mengarahkan Anda untuk berbicara positif, kemudian "action".

4. Tersenyum
Tersenyumlah dan bersikap ramah terhadap semua orang. Dengan senyuman, Anda dapat merubah suasana hati, meredakan stres, dan orang yang Anda ajak senyum juga akan merasa senang.

Penulis : D. Sari

No comments:

Post a Comment